Ben Shelton Hentikan Reign Alcaraz di US Open Lewat Pertarungan Lima Set

Business51 Views

Ben Shelton berhasil mengakhiri pertahanan gelar Carlos Alcaraz di US Open melalui pertandingan yang berlangsung hingga dini hari. Pertandingan ini mencatatkan sejarah sebagai laga yang berakhir paling larut dalam sejarah turnamen tersebut, selesai pada pukul 3:33 pagi waktu ET.

Shelton unggul dalam tiebreak penentu dengan skor 10-7 setelah melewati lima set yang penuh perjuangan. Skor akhir yang tercatat adalah 6-7 (5), 6-1, 6-3, 1-6, 7-6 (10-7). Kemenangan ini membawa Shelton melaju ke semifinal untuk menghadapi sesama petenis Amerika, Frances Tiafoe.

Dalam analisis lebih lanjut, kemenangan Shelton menunjukkan peningkatan konsistensi dalam permainan jarak dekat setelah sempat tertinggal di set pertama. Selain itu, pertandingan ini juga menyoroti tantangan logistik yang dihadapi penyelenggara turnamen Grand Slam ketika jadwal pertandingan molor hingga larut malam, memengaruhi persiapan atlet untuk laga berikutnya.

Performa Shelton di babak perempat final ini menjadi sorotan karena ia mampu bangkit setelah kehilangan set kedua dan ketiga secara berurutan. Kemampuan adaptasi terhadap tekanan waktu menjadi faktor penentu dalam tiebreak akhir. Sementara itu, Alcaraz yang merupakan juara bertahan harus mengakui keunggulan lawan yang lebih muda dan memiliki servis lebih dominan di momen-momen krusial.

Laga ini juga memberikan gambaran tentang ketahanan fisik yang dibutuhkan dalam kompetisi level tertinggi. Shelton kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan momentum ke semifinal, di mana ia akan bertemu Tiafoe yang juga menunjukkan performa solid di turnamen ini. Pertemuan kedua petenis Amerika tersebut diprediksi akan menjadi salah satu sorotan utama babak semifinal US Open.

Dari sisi strategi, Shelton memanfaatkan kekuatan pukulan forehand untuk mengontrol ritme permainan di set keempat dan kelima. Alcaraz sempat menunjukkan perlawanan sengit di awal pertandingan namun kesulitan mempertahankan intensitas hingga akhir. Hasil ini membuka peluang baru bagi generasi petenis muda untuk bersaing di level Grand Slam.

Shelton akan memanfaatkan waktu istirahat yang terbatas untuk mempersiapkan diri menghadapi Tiafoe. Pertandingan semifinal ini diharapkan berlangsung dengan intensitas tinggi mengingat keduanya berasal dari negara yang sama dan memiliki gaya bermain agresif.